PMI Kota Surabaya Turut Perbantuan Assessment Korban KM Virgo Transport 8
2026-09-14
PMI Kota Surabaya turut memberikan dukungan dalam proses assessment dan pendataan korban insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya bersama sejumlah unsur terkait dalam penanganan dampak kejadian dan pendataan keluarga korban.
Kapal KM Virgo Transport 8 dilaporkan tenggelam pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 01.00 WITA di perairan Laut Jawa. Berdasarkan update sementara per Senin (14/9/2026), tercatat sebanyak 243 orang dalam insiden tersebut, dengan rincian 108 orang selamat, enam orang meninggal dunia, dan 129 orang masih dalam pencarian.
Dalam kegiatan penanganan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, PMI Kota Surabaya hadir sebagai perbantuan assessment bersama Basarnas, BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kota Surabaya, KP3 Tanjung Perak, Polrestabes Surabaya, Polda Jawa Timur, Pelindo, serta unsur terkait lainnya.
Peran PMI Kota Surabaya dalam kegiatan ini difokuskan pada assessment dan pendataan, khususnya mendukung proses penghimpunan serta pencocokan informasi korban dan keluarga yang terdampak. Proses pendataan keluarga korban masih berlangsung di Pelabuhan Tanjung Perak.
Selain assessment, salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian adalah dukungan komunikasi dengan keluarga korban melalui Restoring Family Links (RFL). Layanan ini bertujuan membantu memulihkan atau mempertahankan komunikasi antaranggota keluarga yang terpisah akibat situasi darurat.
PMI Kota Surabaya juga menyiapkan dukungan Pertolongan Pertama Psikologis (Psychological First Aid/PFA) bagi keluarga korban yang membutuhkan dukungan psikologis awal selama menghadapi situasi krisis.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 86 korban telah tiba di Pelabuhan Banjarmasin, terdiri dari 85 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Sejumlah korban lainnya masih mendapatkan penanganan medis, dengan enam orang dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin, tujuh orang ke RS TPT, dan dua orang ke RSUD Sultan Suriansyah.
Dalam kegiatan assessment (14/09/2026) di Pelabuhan Tanjung Perak, PMI Kota Surabaya menugaskan Pungky Sugiarto, Saiful Alam, M. Rizki Abdulloh, dan Satrio Bambang.
PMI Kota Surabaya terus berkoordinasi dengan unsur terkait dan memberikan dukungan sesuai kebutuhan dalam proses assessment serta penanganan kemanusiaan bagi korban dan keluarga terdampak.
Penulis: Intan Maulidi Lestari